Modal Rp 400 Miliar Perkuat Bank Kalsel

oleh -510 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi menambah penyertaan modal sebesar Rp400 miliar untuk memperkuat kinerja dan kapasitas Bank Kalsel.

Kebijakan ini diproyeksikan menjadi dorongan penting bagi perluasan intermediasi perbankan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor UMKM yang menjadi basis ekonomi Kalsel.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Kalsel H. Muhidin, melalui Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, dalam Rapat Paripurna DPRD Kalsel ke-27 Masa Sidang III Tahun 2025 di Banjarmasin.

Ia menyebut penambahan modal tersebut akan direalisasikan secara bertahap melalui APBD 2026–2027.

“Langkah ini kami lakukan untuk memperkuat skala ekonomi Bank Kalsel agar mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pengembangan UMKM,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa Raperda penyertaan modal telah melalui fasilitasi Kementerian Dalam Negeri sehingga dipastikan sesuai ketentuan regulasi dan tidak bertentangan dengan aturan di atasnya.

Sementara itu, Panitia Khusus melalui Wakil Ketua Pansus Nor Fajri, S.E., menyampaikan bahwa tambahan modal ini memiliki dasar hukum kuat sesuai PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, yang mengatur bahwa penyertaan modal daerah harus ditetapkan melalui Peraturan Daerah.

Menurutnya, penguatan permodalan Bank Kalsel akan membuka ruang ekspansi pembiayaan yang lebih besar, terutama untuk pelaku usaha lokal yang membutuhkan dukungan akses keuangan.

“Kebijakan ini diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan pada saat yang sama memperbaiki kualitas pelayanan publik melalui perbankan daerah yang lebih kuat,” tegasnya.

Dengan dukungan permodalan baru tersebut, Bank Kalsel diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan layanan, serta memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi regional. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemprov Kalsel dalam memperkokoh fondasi ekonomi daerah melalui penguatan lembaga keuangan milik daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.