Lima Koperasi Terbaik Raih Penghargaan Pemko Banjarmasin

oleh -20 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan penghargaan kepada lima koperasi terbaik sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan menerapkan tata kelola yang sehat, profesional, dan berorientasi pada pelayanan anggota.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, pada Seminar Nasional Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 bertema “Digitalisasi Koperasi di Era Society 5.0”, di Hotel Banjarmasin Internasional, Senin (13/7/2026).

Lima koperasi yang menerima Piagam Penghargaan Koperasi Sehat Maju Sejahtera tersebut adalah Koperasi Konsumen Primer Polresta, Koperasi Karyawan Wijaya, Koperasi Adhi Ladya, KPRI Guru-Guru Banjar Utara, dan Koperasi Pegawai Negeri Ihsan.

Penghargaan diberikan berdasarkan penilaian terhadap kinerja kelembagaan, kelengkapan administrasi, tata kelola organisasi, serta kemampuan koperasi dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada para anggotanya.

Wali Kota H. M. Yamin HR mengatakan penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh koperasi di Kota Banjarmasin untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi dan mengembangkan usaha yang mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota.

“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pemacu agar koperasi terus berbenah, semakin profesional, dan mampu menjawab tantangan zaman melalui inovasi serta digitalisasi,” ujarnya.

Menurut Yamin, koperasi memiliki peran strategis sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Karena itu, koperasi dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan kekeluargaan yang menjadi jati dirinya.

Yamin juga menegaskan dukungan Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai program strategis nasional.

Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi tidak boleh hanya diukur dari pembangunan fisik atau berdirinya gedung koperasi.

“Koperasi harus benar-benar bergerak. Ukurannya bukan sekadar berdiri, tetapi mampu menjalankan usaha, memperluas akses pembiayaan, membuka peluang pemasaran, dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” tegasnya.

Seminar nasional itu menghadirkan Asisten Deputi Digitalisasi Kementerian Koperasi RI Riza Azmi, Ketua Umum DPP AKSYINDO Sutjipto, serta perwakilan Grab Indonesia, Alexander, yang membahas strategi transformasi digital koperasi agar semakin kompetitif di tengah perubahan ekonomi berbasis teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.