Generasi Muda Harus Teladani Semangat Hassan Basry

oleh -114 views

Kalseltenginfo.com, Banjarbaru – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuriyadi Sulaiman, mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa dengan meneladani semangat juang Brigjen TNI (Purn) H. Hassan Basry, sosok yang dikenal sebagai “Bapak Gerilya Kalimantan”.

Pesan tersebut disampaikan Hasnuriyadi saat memimpin ziarah sekaligus upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Tahun 2026 di kawasan Makam Pahlawan Nasional Brigjen TNI (Purn) H. Hassan Basry, Liang Anggang, Banjarbaru, Minggu (17/05/2026).

Bagi Hasnuriyadi, mengenang perjuangan Hassan Basry bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Momentum itu harus menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda agar memahami besarnya pengorbanan para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya di Kalimantan.

“Generasi sekarang harus memahami bagaimana para pahlawan memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan dengan darah dan nyawa mereka demi Indonesia,” ujar Hasnuriyadi usai upacara ziarah.

Menurutnya, nilai perjuangan Hassan Basry masih sangat relevan di tengah tantangan zaman yang terus berubah.

Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata melawan penjajah, kini tantangannya hadir dalam bentuk berbeda, mulai dari menjaga persatuan bangsa, meningkatkan kualitas pendidikan, hingga membangun daerah.
Hasnuriyadi menilai generasi muda perlu mengambil pelajaran dari keteguhan Hassan Basry yang tidak pernah menyerah mempertahankan Kalimantan sebagai bagian tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sejarah mencatat, Hassan Basry memainkan peran penting dalam perjuangan mempertahankan republik di Kalimantan melalui Proklamasi 17 Mei 1949 yang menegaskan bahwa Pulau Kalimantan merupakan bagian dari Indonesia.

“Sekarang tugas kita adalah mengisi kemerdekaan. Menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, serta selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa ini,” katanya.

Menurut Wagub, semangat kepahlawanan hari ini dapat diwujudkan dalam bentuk sederhana namun nyata, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga persatuan, menghindari perpecahan, hingga ikut berkontribusi membangun daerah sesuai bidang masing-masing.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah persatuan, terutama di era digital yang serba cepat.

Sebab, ancaman terhadap bangsa saat ini tidak lagi berbentuk penjajahan fisik, melainkan tantangan sosial, ekonomi, dan ideologi.

“Perjuangan memang berubah bentuk, tetapi semangatnya tidak boleh hilang,” tegasnya.

Peringatan perjuangan Hassan Basry, kata Hasnuriyadi, menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan besar para pahlawan.
Karena itu, generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan karya serta kontribusi positif bagi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.