Data Akurat, UMKM Terbantu

oleh -315 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan pelaku usaha kecil. Melalui Dinas Koperasi dan UKM, Pemprov Kalsel menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Walidata dan Statistik Sektoral Bidang Koperasi dan UKM, Kamis (4/12/2025) di salah satu hotel di Banjarmasin.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, mengatakan bahwa seluruh program pemerintah harus berpijak pada data akurat dan terkini, karena data itulah yang menjadi penentu apakah bantuan, pembiayaan, hingga pelatihan diberikan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.

“UMKM itu ibarat anak yang sedang bertumbuh. Mereka butuh perhatian dan pendampingan. Dan perhatian itu dimulai dari data yang rapi. Presiden juga menegaskan hal yang sama: data koperasi dan UMKM harus lengkap agar kita bisa membantu masyarakat secara tepat,” ujarnya.

Ia menilai bahwa selama ini masih sering ditemukan persoalan data yang tersebar di berbagai instansi, tidak sinkron, atau tidak diperbarui ketika terjadi perubahan kondisi. Contohnya, UMKM yang terdampak banjir sehingga nilai asetnya turun, namun tidak tercatat dalam pembaruan data.

Menurutnya, hal-hal seperti ini harus segera dibenahi agar pemerintah dapat memberikan bantuan yang sesuai kebutuhan. Karena itu, pemerintah mendorong terbangunnya sistem data terpadu melalui Walidata dan One Data System (ODS).

“Saya ingin semua merasakan manfaat dari data yang tertib. Kalau ada bencana, kita cepat tahu siapa yang terdampak. Kalau ada pembiayaan bunga rendah, kita bisa pastikan tepat sasaran. Kalau ada pelatihan, kita tahu siapa yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Gusti Yanuar juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat saat ini menyiapkan aplikasi pembiayaan UMKM yang akan menyederhanakan proses pengajuan pinjaman sekaligus menekan biaya bunga agar makin terjangkau bagi pelaku usaha kecil.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari BPS, Dinas Kominfo, dan Bappeda Kalsel, masing-masing memberikan pandangan teknis terkait penyelarasan data statistik, pengelolaan sistem digital, hingga pentingnya data dalam perencanaan pembangunan daerah.

“UMKM dan koperasi di Kalimantan Selatan tumbuh pesat. Gerakan ekonomi bersama juga semakin kuat. Karena itu, kita ingin memastikan datanya kokoh, agar pertumbuhan ini tidak hanya besar, tapi juga berkelanjutan,” kata Gusti Yanuar.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh peserta untuk turut menjadi penggerak dalam penyebarluasan pesan penting ini.

“Data ini milik kita bersama. Kalau kita jaga bersama, dampaknya kembali kepada masyarakat. Tolong bantu kami menyampaikan bahwa pemerintah terus membenahi sistem agar bantuan dan program benar-benar sampai ke orang yang tepat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.