Dari QRIS hingga SERAMBI, Festival ANTASARI 2026 Perkuat Ekonomi Digital Kalsel

oleh -92 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Bank Indonesia menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi ekonomi digital sekaligus menjaga stabilitas sistem pembayaran dan pengendalian inflasi di Kalimantan Selatan melalui Kick-Off Festival ANTASARI 2026.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, menegaskan bahwa digitalisasi sistem pembayaran kini menjadi kebutuhan fundamental dalam perekonomian modern.

Selain mendorong efisiensi dan kemudahan transaksi, digitalisasi juga berperan strategis dalam menurunkan biaya ekonomi serta memperkuat transmisi kebijakan moneter.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Sistem pembayaran yang cepat, aman, dan terintegrasi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi, termasuk mendukung pengendalian inflasi,” ujar Fadjar.

Sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030, Bank Indonesia terus memperkuat sistem pembayaran yang terintegrasi, interoperable, dan saling terhubung. Penguatan ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas sistem pembayaran di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi digital.

Di Kalimantan Selatan, akselerasi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi erat antara Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, PJP, dan mitra strategis dalam mendorong perluasan akseptasi QRIS. Sinergi lintas pemangku kepentingan ini tidak hanya mempercepat inklusi keuangan, tetapi juga meningkatkan transparansi transaksi dan efisiensi distribusi, yang pada akhirnya berkontribusi pada stabilitas harga.

Capaian digitalisasi daerah menunjukkan hasil yang solid. Berdasarkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) 2025, seluruh Pemerintah Daerah di Kalimantan Selatan telah berada pada kategori Pemda Digital. Elektronifikasi transaksi pemerintah daerah dinilai mampu memperkuat pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel dan efektif, serta mendukung pengendalian inflasi daerah.

Prestasi tersebut diperkuat dengan diraihnya Kabupaten Tanah Laut sebagai TP2DD Terbaik Tingkat Kabupaten Wilayah Kalimantan pada ajang Championship TP2DD 2025, mencerminkan kuatnya komitmen daerah dalam memperluas digitalisasi transaksi pemerintah.

Dari sisi transaksi ritel, hingga November 2025 tercatat sekitar 524 ribu merchant QRIS dengan jumlah pengguna mencapai sekitar 790 ribu orang. Sepanjang Januari hingga November 2025, volume transaksi QRIS di Kalimantan Selatan menembus sekitar 59 juta transaksi. Angka ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai yang cepat, aman, dan efisien.

Festival ANTASARI 2026, yang merupakan penyelenggaraan ke-6 sejak 2021, akan berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2026. Festival ini dirancang sebagai rangkaian kegiatan terintegrasi dan berkelanjutan, bukan agenda yang berdiri sendiri, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara konsisten sepanjang tahun.

Rangkaian kegiatan meliputi kompetisi bagi PJP dan TP2DD, Banua QRIStival yang memadukan edukasi, promosi, dan hiburan, QRIS Jelajah Indonesia, serta Pekan QRIS Nasional yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Seluruh kegiatan diarahkan untuk memperkuat literasi digital dan memperluas penggunaan pembayaran non-tunai di berbagai sektor ekonomi.

Bank Indonesia juga menegaskan bahwa akselerasi pembayaran digital berjalan beriringan dengan penguatan sistem pembayaran tunai. Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, BI memastikan ketersediaan uang Rupiah yang cukup, layak edar, dan tepat waktu melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang akan dilaksanakan pada Februari 2026.

Program SERAMBI menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran transaksi masyarakat, menstabilkan ekspektasi inflasi, serta memastikan distribusi uang Rupiah berjalan optimal di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Seluruh rangkaian Festival ANTASARI 2026 akan ditutup pada akhir tahun dengan pemberian apresiasi sebagai bentuk pengakuan atas kolaborasi dan kontribusi seluruh pihak dalam mendorong transformasi ekonomi Kalimantan Selatan yang semakin inklusif, efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Melalui Festival ANTASARI 2026, Bank Indonesia berharap ekonomi digital tidak hanya tumbuh dari sisi volume transaksi, tetapi juga mampu memperkuat stabilitas sistem pembayaran dan ketahanan ekonomi daerah, menjadikan Kalimantan Selatan sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Kalimantan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.