MBG dan Masa Depan Kalsel, UMKM Bergerak – Generasi Sehat, Oleh : Helmi Rifai, SH Pemimpin Umum Kalseltenginfo.com

oleh -220 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Program MBG yang saat ini terus digencarkan di Kalimantan Selatan memberi pesan penting bahwa kebijakan publik yang baik tidak selalu lahir dari konsep rumit. Kadang, yang dibutuhkan hanya keberpihakan yang jelas dan keberanian untuk menyentuh dua akar persoalan mendasar masyarakat, ekonomi keluarga dan kesehatan anak.

MBG menjadi bukti bahwa sebuah program dapat menghidupkan kembali denyut UMKM sekaligus menjadi benteng gizi bagi anak-anak kita.

Di tengah tekanan ekonomi yang masih terasa bagi pelaku usaha kecil, MBG hadir sebagai peluang yang nyata. Banyak UMKM pangan di Kalsel yang sebelumnya bergerak dengan kapasitas terbatas kini terdorong untuk naik kelas.

Permintaan yang lebih pasti membuat mereka berani meningkatkan kualitas produksi, memperbaiki kemasan, hingga memastikan produk mengandung nilai gizi yang lebih baik. Bagi UMKM, MBG tidak sekadar pasar baru, melainkan ruang pembelajaran dan percepatan transformasi.

Di banyak titik distribusi MBG, kita melihat bagaimana produk-produk UMKM lokal mendapat tempat yang pantas. Ini menunjukkan bahwa ekonomi rakyat tidak hanya perlu digerakkan, tetapi juga diberi kepercayaan. Kepercayaan itulah yang menumbuhkan keberdayaan. Dan UMKM yang berdaya berarti ekonomi daerah memiliki fondasi yang lebih kuat dan lebih merata.

Namun, inti dari MBG sesungguhnya bukan hanya ekonomi. Di balik setiap paket pangan bergizi yang dibagikan, ada upaya besar menyelamatkan masa depan. Kalsel masih menghadapi tantangan serius terkait stunting dan gizi buruk, persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan retorika.

MBG menjadi intervensi langsung yang dirasakan oleh keluarga, terutama yang rentan terhadap tekanan ekonomi. Program ini memastikan anak-anak mendapatkan akses makanan yang sehat, terjangkau, dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang mereka.

Perbaikan gizi anak bukan sekadar urusan kesehatan. Ia adalah persoalan sumber daya manusia. Setiap anak yang tumbuh tidak optimal berarti potensi pembangunan yang hilang. Dan setiap keluarga yang tidak mampu menyediakan makanan bergizi berarti kita belum hadir sepenuhnya sebagai negara. Dari sudut ini, MBG menjadi lebih dari sebuah program, ia adalah investasi jangka panjang bagi kualitas generasi Kalimantan Selatan.

Namun program baik harus dijaga agar tidak kehilangan arah. Pemerintah daerah perlu memastikan MBG berjalan dengan pengawasan yang memadai, distribusi yang tepat sasaran, serta kolaborasi berkelanjutan dengan UMKM.

Jangan sampai MBG hanya menjadi seremonial jangka pendek yang kehilangan daya ketika sorotan publik mereda. Program ini harus tumbuh menjadi ekosistem yang berjangka panjang dan berkelanjutan.

Kalimantan Selatan membutuhkan generasi yang kuat secara fisik, cerdas secara mental, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Di saat yang sama, kita membutuhkan ekonomi lokal yang bergerak dari bawah, dipimpin oleh UMKM yang tangguh dan kompetitif. Melalui MBG, dua kebutuhan ini dipertautkan dalam satu kebijakan yang saling menguatkan.

Sebagai bagian dari media lokal, kami melihat bagaimana berbagai program sering berjalan tanpa kesinambungan. Karena itu MBG perlu dipastikan terus berlanjut, diperluas, dan diperkuat. Di sinilah pentingnya komitmen pemerintah, dukungan publik, serta peran media dalam mengawal.

Pada akhirnya, masa depan Kalsel tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik yang dibangun, tetapi oleh kualitas manusianya. MBG membuka jalan agar masa depan itu dapat dibangun dari pondasi yang benar: anak yang sehat dan UMKM yang kuat.

Dua elemen yang, jika berjalan bersama, akan membawa Kalsel lebih tangguh, lebih mandiri, dan lebih sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.