Kemenpar Pastikan Libur Sekolah Aman dan Nyaman

oleh -47 views
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, yang didampingi oleh Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Pariwisatasaat memberikan keterangan pers.

Kalseltenginfo.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memastikan penyelenggaraan kegiatan wisata selama masa libur sekolah 2026 berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan.

Berbagai langkah antisipatif dilakukan, mulai dari penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, pemetaan destinasi wisata rawan bencana, hingga inspeksi langsung ke sejumlah objek wisata di berbagai daerah.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengatakan momentum libur sekolah merupakan salah satu periode dengan mobilitas wisatawan tertinggi setiap tahunnya.

Karena itu, aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat berwisata dengan tenang.

Sebagai langkah awal, Kementerian Pariwisata menerbitkan Surat Edaran Menteri Pariwisata tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan.

Surat edaran tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, pengelola destinasi wisata, pelaku usaha pariwisata, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan layanan terbaik kepada wisatawan.

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif, Kemenpar menggelar Rapat Koordinasi Nasional bersama kepala dinas pariwisata dan perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.

Melalui forum tersebut, seluruh daerah didorong memperkuat koordinasi serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan selama musim liburan.

Kementerian Pariwisata juga meminta pemerintah daerah dan pengelola destinasi untuk secara berkala memperbarui serta memvalidasi data destinasi wisata yang memiliki tingkat kerawanan bencana. Langkah ini penting sebagai bagian dari sistem mitigasi risiko guna melindungi wisatawan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola destinasi.

Hingga 25 Mei 2026, sebanyak 5.145 daya tarik wisata di 36 provinsi telah dipetakan berdasarkan tingkat kerawanannya. Pemetaan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun langkah mitigasi dan penanganan apabila terjadi keadaan darurat di kawasan wisata.

Selain memperkuat koordinasi, Kemenpar juga melakukan visitasi ke 139 destinasi wisata di berbagai daerah untuk memastikan seluruh aspek keamanan, keselamatan, kebersihan, kenyamanan, dan pelayanan telah memenuhi standar yang ditetapkan.

“Kemenpar juga melakukan visitasi ke 139 titik destinasi wisata untuk memastikan kesiapan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan selama periode liburan,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Pemeriksaan tersebut meliputi kesiapan jalur evakuasi, kelengkapan fasilitas keselamatan, kebersihan kawasan, kesiapan petugas di lapangan, hingga kualitas pelayanan kepada wisatawan. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan risiko serta memberikan pengalaman berwisata yang aman dan berkesan bagi masyarakat.

Kementerian Pariwisata optimistis, melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola destinasi, pelaku usaha, dan masyarakat, pelaksanaan libur sekolah tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman. Selain memberikan rasa aman bagi wisatawan, kesiapan destinasi juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata, menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat usaha mikro dan kecil, serta membuka lebih banyak peluang kerja di sektor pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.