Kemenbud RI Apresiasi Upaya Kalsel Lestarikan Warisan Budaya

oleh -186 views

Kalseltenginfo.com, Jakarta – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) atas komitmennya dalam melestarikan dan melindungi Warisan Budaya Tak Benda (WBTb). Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi Kalsel dalam melakukan pendataan, pencatatan, dan pembinaan kebudayaan daerah.

Penghargaan diserahkan dalam agenda Apresiasi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang digelar di Jakarta, Senin (15/12/2025) malam. Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menerima penghargaan tersebut melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Galuh Tantri Narinda, yang hadir mewakili.

Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, didampingi Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha Djumaryo, sebagai bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap upaya daerah dalam menjaga identitas budaya bangsa.

Mewakili Gubernur, Galuh Tantri Narinda menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Kalsel dengan pemerintah kabupaten dan kota, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelestarian budaya.

Ia menjelaskan, proses penetapan Warisan Budaya Tak Benda di tingkat nasional membutuhkan tahapan panjang dan verifikasi ketat. Karena itu, apresiasi ini sekaligus menjadi bukti keseriusan Kalsel dalam menjaga dan melindungi kekayaan budaya lokal.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, terutama kabupaten dan kota di Kalsel. Proses penetapan Warisan Budaya Tak Benda tidak mudah, sehingga apresiasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan upaya pelestarian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tantri menegaskan bahwa pencatatan WBTb memiliki peran strategis untuk mencegah klaim budaya oleh pihak lain, sekaligus sebagai dasar edukasi budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Pemprov Kalsel, kata dia, berkomitmen untuk terus memperkuat pendataan, edukasi, dan pelibatan masyarakat dalam pelestarian Warisan Budaya Tak Benda agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya mengenal, tetapi juga merasa memiliki dan ikut menjaga warisan budaya yang menjadi identitas Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Tantri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Kalsel yang telah berkontribusi aktif. Ia berharap ke depan semakin banyak Warisan Budaya Tak Benda dari Kalimantan Selatan yang diakui dan tercatat secara nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.