H Muhidin Semangati Praja IPDN Kalsel Tetap Rendah Hati

oleh -137 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menekankan pentingnya pembentukan karakter dan kesiapan pengabdian bagi calon aparatur sipil negara daerah saat menerima Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Kalimantan Selatan di kediamannya, Banjarmasin, Selasa (20/1/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog pengkaderan ASN, bukan sekadar silaturahmi. Praja Utama Tingkat IV Angkatan 33 IPDN ini tengah menjalani kegiatan penelitian sekaligus penguatan relasi kelembagaan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai bagian dari proses pembentukan calon birokrat daerah yang berintegritas dan adaptif.

Didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel Noryadi, Gubernur menekankan bahwa tantangan birokrasi daerah ke depan menuntut ASN yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga matang secara karakter. Sikap menghargai orang lain, rendah hati, dan loyal kepada pimpinan disebut sebagai fondasi utama dalam tata kelola pemerintahan.

“Pengabdian sebagai ASN itu bukan soal jabatan, tapi soal sikap. Menghargai orang lain, rendah hati, dan loyal kepada pimpinan adalah kunci agar roda pemerintahan berjalan dengan baik,” tegas H. Muhidin.

Ia juga mengingatkan para praja agar siap ditempatkan di wilayah mana pun dan dalam situasi apa pun. Menurutnya, ASN daerah harus memiliki mental melayani, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan kehadiran negara secara nyata.

Dalam konteks penguatan kaderisasi birokrasi daerah, Gubernur menilai penting bagi praja IPDN asal Kalimantan Selatan untuk tetap membangun kedekatan emosional dengan daerah asal. Ia mendorong para praja agar menjadikan momentum cuti atau libur akademik sebagai sarana memperkuat jejaring dengan pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Kenali daerahmu, pahami problemnya, dan bangun komunikasi sejak dini dengan pemerintah daerah. Itu akan menjadi bekal saat kalian kembali mengabdi,” ujarnya.

Pada pertemuan tersebut, H. Muhidin juga membagikan perjalanan kariernya sebagai contoh proses pengkaderan yang dibangun dari bawah. Berawal sebagai guru olahraga, kemudian meniti karier politik dan pemerintahan hingga dipercaya memimpin Kalimantan Selatan, kisah tersebut disampaikan untuk menanamkan nilai ketekunan dan konsistensi dalam pengabdian.

Ia menegaskan bahwa setiap jenjang karier memiliki proses pembelajaran, dan keberhasilan tidak lahir secara instan. Nilai itu, menurutnya, relevan dengan proses pendidikan IPDN yang menyiapkan praja menjadi ASN profesional dan berkarakter.

“Jangan pernah merasa kecil ketika memulai dari bawah. Yang penting adalah kesungguhan, integritas, dan komitmen melayani. Jika itu dijaga, kepercayaan akan datang dengan sendirinya,” kata H. Muhidin.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menyiapkan regenerasi ASN daerah yang memahami konteks lokal, memiliki loyalitas kelembagaan, dan siap menghadapi dinamika pemerintahan daerah ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.