Gubernur Muhidin Dorong Budaya Olahraga, Padel Dinilai Lebih Inklusif

oleh -29 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menunjukkan perhatian serius terhadap pengembangan olahraga, khususnya tenis dan padel, melalui peresmian Lapangan Olahraga Mahligai Pancasila di kawasan Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (5/2/2026) sore. Fasilitas baru ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong budaya hidup sehat di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus membuka ruang olahraga yang lebih inklusif.

Lapangan olahraga tersebut dilengkapi fasilitas tenis, padel, dan tenis meja. Namun bagi Gubernur, keberadaan lapangan padel memiliki nilai strategis tersendiri. Olahraga yang relatif baru berkembang di Indonesia ini dinilai lebih ramah bagi berbagai kalangan karena tidak menuntut kekuatan fisik berlebih, sekaligus tetap menjaga aspek kebugaran dan kompetisi.

Usai peresmian, Gubernur Muhidin tidak sekadar meninjau, tetapi langsung menjajal lapangan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan. Dalam laga persahabatan, Gubernur berpasangan dengan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, menghadapi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus.

Pengalaman langsung tersebut memperkuat pandangan Gubernur terhadap perbedaan karakter dua cabang olahraga itu. Menurutnya, tenis tetap membutuhkan teknik dan kekuatan yang konsisten, sementara padel terasa lebih nyaman dimainkan, terutama bagi mereka yang baru memulai atau ingin berolahraga tanpa beban fisik berat.

“Padel ini lebih bersahabat. Tidak perlu tenaga tangan terlalu besar, tapi tetap membuat tubuh aktif bergerak,” ujar Gubernur Muhidin.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berencana menjadwalkan penggunaan Lapangan Olahraga Mahligai Pancasila secara rutin, terutama bagi ASN. Namun ke depan, fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai ruang olahraga bersama yang mendorong interaksi lintas instansi dan masyarakat.

Gubernur menegaskan, olahraga bukan sekadar aktivitas rekreasi, melainkan bagian dari investasi kesehatan jangka panjang. Ia berharap kehadiran fasilitas ini dapat mengubah kebiasaan, dari pola kerja yang cenderung sedentari menuju gaya hidup yang lebih aktif.

“Kalau fasilitas sudah ada, tinggal kemauan kita untuk memanfaatkannya. Olahraga itu penting agar tubuh tetap sehat dan bugar,” kata Muhidin.

Dengan menghadirkan tenis dan padel dalam satu kawasan, Pemprov Kalsel tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga mengirim pesan kuat tentang pentingnya keseimbangan antara kinerja dan kesehatan, dimulai dari lingkungan pemerintahan sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.