Kalseltenginfo.com, Yogyakarta – Upaya memperkuat rasa solidaritas di tengah masyarakat terus dilakukan Kementerian Sosial. Gerakan membantu masyarakat kurang mampu dan tergolong pra sejahtera pun dilakukan, sebagai wujud menggelorakan semangat kesetiakawanan sosial.
Setidaknya operasi katarak gratis salah satu bentuk konkret yang dilakukan Kementerian Sosial. Operasi katarak gratis sendiri dihadiri langsung Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di RS Queen Latifa, Sleman, D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) ke-75 tahun 2024.
“Saya bergembira karena RS Queen Latifa sudah gelar operasi katarak dengan peralatan canggih, dokter yang profesional dan tempat yang bersih,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul ,saat melihat dari dekat proses operasi Katarak Gratis di Jogyakarta, Rabu (18/12/2024).
Operasi katarak gratis ini menyasar masyarakat tidak mampu, mengingat biaya operasi yang tidak terjangkau.Sehingga kegiatan ini salah satu solusi membantu memecahkan masalah biaya operasi yang mahal.
“Biaya operasi cukup besar, bisa Rp8 – 10 juta per pasien, sehingga dengan ada baksos ini bisa membantu masyarakat,” kata Gus Ipul.
Dalam setahun terakhir, Operasi katarak telah menyasar 11 ribu pasien di seluruh Indonesia. Gus Iful juga mengungkapkan mengapa pertimbangan Kemensos memberikan bantuan operasi katarak. Berdasarkan data, terdapat 3 persen dari penduduk Indonesia yang mengalami masalah penglihatan.
Dokter Widya Prafitri, spesialis mata, menilai bakti sosial operasi katarak sangat bermanfaat khususnya bagi lanjut usia. Skrining awal ada sekitar 60 peserta dan yang lolos serta layak operasi sebanyak 36 peserta.
“Sinergi yang baik dari semua pihak karena turut menurunkan angka kebutaan di Indonesia,” kata Widya.
Ditemui pasca tindakan operasi, Wismorejo (82), penerima manfaat (PM) operasi katarak merasa lega setelah mata kirinya mendapatkan layanan operasi. Ia bercerita mata kirinya kabur namun mata kanannya masih bisa melihat dengan jelas.
“Alhamdulillah mata saya sudah dioperasi, semoga bisa melihat lagi. Terima kasih kepada pemerintah,” ucapnya pria yang disapa Mba Wismorejo.
Gus Ipul sendiri menyebutkan tahun ini Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional 2024 mengusung tema Kuatkan Solidaritas Menuju Indonesia Emas Implementasi tema HKSN 2024 tercermin dari kerja sama antara Kemensos, Pemkab Sleman, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), RSU Queen Latifa dan pihak-pihak terkait lainnya dalam menggelar operasi katarak gratis untuk mencegah kebutaan. Dengan begitu, masyarakat dapat tetap produktif dan bisa menurunkankan angka kemiskinan.
Tidak hanya operasi katarak gratis di RS Queen Latifa, Kementerian Sosial juga memberikan layanan kesehatan umum (cek tensi, kolesterol dan lainnya), layanan terapi, layanan posyandu, talkshow inspiratif dan workshop mitigasi bencana, daur ulang sampah menjadi karya bersama Yayasan Kumala dan mental health di Gedung Serbaguna Alun-alun Denggung, Sleman.
Saat bersamaan juga Gus Ipul menyerahkan bantuan secara simbolis kepada KPM PKH dan Sembako di Kantor Pos Sleman. Kegiatan itu juga dilanjutkan dengan meninjau Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Sumberejo dan mengikuti kenduri rakyat di Kelurahan Pondokrejo, Sleman.
Setiap tanggal 20 Desember diperingati sebagai Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN). Peringatan tersebut untuk mengobarkan semangat solidaritas bangsa agar lebih peduli dan memelihara sikap gotong royong antar sesama





