Pemko dan Polresta Banjarmasin Bersihkan Sungai Pemurus

oleh -34 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Tumpukan sampah di kawasan Sungai Pemurus, Banjarmasin, kembali menjadi perhatian. Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Polresta Banjarmasin turun langsung membersihkan kawasan sungai, Sabtu (26/09/2026).

Pembersihan dilakukan bukan semata untuk mengangkat sampah yang memenuhi aliran sungai. Pemerintah ingin memastikan fungsi sungai sebagai bagian dari sistem lingkungan dan ruang retensi tetap terjaga.

Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR mengatakan persoalan kebersihan sungai tidak mungkin diselesaikan pemerintah dan kepolisian seorang diri.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar kegiatan bersih-bersih tidak berhenti sebagai aksi sesaat.
“Pemerintah dan kepolisian tidak bisa sendiri. Kita perlu dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat. Sungai adalah sumber kehidupan, urat nadi kehidupan, sekaligus ruang retensi,” ujar Yamin.

Menurut Yamin, sungai yang terjaga kebersihannya dan tidak mengalami pendangkalan memiliki fungsi penting bagi kehidupan warga. Terlebih ketika kondisi kemarau atau kekeringan terjadi.

Air sungai, kata dia, setidaknya masih dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus atau MCK. Sedangkan kebutuhan air minum tetap dipenuhi melalui layanan air bersih PDAM.

Karena itu, pembersihan sungai akan dilanjutkan bersama jajaran kepolisian, perangkat daerah dan unsur masyarakat lainnya.

Namun, pekerjaan pemerintah akan terus berulang jika kebiasaan membuang sampah ke sungai tidak berubah. Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin mengatakan kepolisian mendukung langkah Pemko Banjarmasin menjaga kebersihan lingkungan, termasuk kawasan sungai.

“Kami mendukung kebijakan dan arahan Pak Wali. Ini juga sejalan dengan program pemerintah untuk mewujudkan lingkungan yang asri. Seluruh Indonesia diajak untuk bersama-sama membersihkan lingkungan,” kata Riza.
Riza mengingatkan persoalan sampah tidak selalu harus menunggu petugas datang.

Menurutnya, masyarakat dapat mengambil peran sederhana dengan membersihkan sampah yang ditemukan di lingkungan masing-masing.

“Kalau melihat sampah, langsung diambil dan dibersihkan tanpa harus menunggu petugas. Kalau menunggu, sampah akan menumpuk dan menjadi sumber penyakit di lingkungan kita,” ujarnya.

Sungai Pemurus menjadi salah satu bagian dari jaringan sungai yang menopang kehidupan masyarakat Banjarmasin.

Kebersihannya bukan semata persoalan tampilan lingkungan, tetapi berkaitan dengan fungsi sungai dalam mengalirkan air dan menampung limpasan.

Karena itu, menjaga sungai membutuhkan pekerjaan yang lebih panjang daripada sekadar mengangkat sampah.
Pemerintah dapat membersihkan, petugas dapat mengawasi, tetapi kebiasaan masyarakat di sekitar sungai ikut menentukan apakah sampah akan kembali menumpuk atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.