Pasar Raya Dibuka, Bank Indonesia Perkuat Akses Sembako Murah dan Jaga Daya Beli

oleh -43 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin — Antrean warga tampak mengular sejak pagi di kawasan Pasar Wadai Ramadan. Di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang hari besar keagamaan, masyarakat datang dengan harapan sederhana: mendapatkan bahan pokok dengan harga yang masih terjangkau. Di balik aktivitas itu, peran Bank Indonesia menjadi salah satu penopang utama dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Melalui sinergi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan pemerintah daerah, Bank Indonesia mendorong penyelenggaraan Pasar Raya sebagai instrumen konkret pengendalian inflasi. Program ini bertujuan memastikan pasokan sembako tetap tersedia dengan harga yang lebih ringan dibandingkan harga pasar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia setempat menyebutkan, pasar murah menjadi bagian dari strategi menjaga inflasi tetap terkendali, terutama pada periode musiman seperti Ramadan dan menjelang Idul Fitri, ketika permintaan bahan pokok meningkat tajam.

“Bank Indonesia terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan mitra strategis untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga. Kegiatan ini merupakan upaya nyata menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Intervensi Nyata Jaga Stabilitas Harga

Berbagai komoditas strategis disediakan dalam kegiatan ini, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, hingga kebutuhan pokok lainnya. Harga yang ditawarkan lebih rendah karena didukung distribusi langsung dari distributor dan produsen, memotong rantai distribusi yang biasanya memicu kenaikan harga.

Peran Bank Indonesia tidak hanya sebatas dukungan simbolis, tetapi juga mencakup koordinasi pengendalian inflasi melalui pendekatan 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Langkah ini penting untuk menjaga ekspektasi inflasi masyarakat tetap terkendali. Sebab, lonjakan harga pangan sering kali dipicu bukan hanya oleh pasokan, tetapi juga oleh persepsi kelangkaan di tingkat masyarakat.

Menjaga Daya Beli di Tengah Tekanan Musiman

Bagi masyarakat, kehadiran Pasar Raya menjadi bantalan ekonomi di tengah tekanan kenaikan harga. Banyak warga mengaku terbantu karena dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah. Konsumsi rumah tangga yang stabil menjadi salah satu kunci utama menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif.

Bank Indonesia memandang stabilitas harga sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Inflasi yang terkendali akan menjaga daya beli masyarakat, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Inflasi Terkendali, Ekonomi Tetap Bergerak

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi pengendalian inflasi, khususnya pada periode rawan gejolak harga. Upaya ini dilakukan melalui operasi pasar, penguatan distribusi, serta koordinasi lintas lembaga.

Pasar Raya bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari strategi besar menjaga keseimbangan ekonomi di tingkat akar rumput. Di tengah dinamika ekonomi dan tekanan musiman, intervensi seperti ini menjadi pengingat bahwa stabilitas ekonomi tidak hanya dijaga melalui kebijakan makro, tetapi juga melalui langkah nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.