KEK Nongsa, Gerbang Baru Pariwisata Digital Indonesia

oleh -947 views

Kalseltenginfo.com, Batam – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendorong Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa di Batam, Kepulauan Riau, menjadi pusat pariwisata berbasis ekosistem digital dan industri kelas dunia.

Kunjungan kerja Menpar ke Batam dimulai dengan peninjauan sejumlah titik strategis di KEK Nongsa. Agenda ini bertujuan meninjau langsung perkembangan infrastruktur pariwisata, sekaligus memastikan kesiapan kawasan ini sebagai simpul ekonomi kreatif dan teknologi bertaraf internasional.

“Kunjungan ke KEK Nongsa hari ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mempercepat investasi, meningkatkan daya saing, dan memperkuat konektivitas Batam sebagai salah satu pintu gerbang utama pariwisata Indonesia,” ujar Widiyanti di Batam, Kamis (16/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menpar Widiyanti didampingi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad serta jajaran pemerintah daerah. Mereka meninjau beberapa titik penting, termasuk Infinite Studios, pusat industri kreatif dan perfilman berkelas internasional, serta Apple Academy, yang menjadi pusat pengembangan talenta digital muda Indonesia.

Rombongan juga mengunjungi Costaluna, kawasan komersial yang tumbuh pesat sebagai magnet ekonomi baru di Nongsa, serta Nongsa Point Marina, pelabuhan wisata bahari yang mampu menampung lebih dari 60 yacht dari berbagai negara seperti Australia, Amerika Serikat, dan Eropa.

Marina ini disebut selaras dengan program unggulan Kemenpar, “Pariwisata Naik Kelas”, yang mendorong pengembangan wisata bahari sebagai daya tarik unggulan Indonesia.

KEK Nongsa dirancang sebagai kawasan yang memadukan pariwisata, teknologi, dan industri kreatif. Selain menjadi destinasi wisata berkelas internasional, Nongsa juga dikembangkan sebagai pusat pendidikan, pusat data, dan hub ekonomi digital global.

“Sinergi antara sektor pariwisata dan ekonomi digital akan menciptakan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus menarik minat investor dari berbagai negara,” kata Widiyanti.

Hingga 2025, realisasi investasi di KEK Nongsa telah mencapai 95 persen atau sekitar Rp2,7 triliun dari target Rp2,83 triliun. Secara kumulatif, sejak ditetapkan sebagai KEK pada 2021 hingga Juni 2025, nilai investasinya menembus Rp8,4 triliun.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa KEK Nongsa tak hanya menjadi magnet investasi, tetapi juga motor pertumbuhan ekonomi baru yang membuka lapangan kerja dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri, saya yakin Nongsa akan terus tumbuh menjadi kebanggaan Indonesia—sebuah kawasan yang menggabungkan pariwisata, kreativitas, dan teknologi masa depan,” tutur Widiyanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.