Asap Karhutla Mulai Selimuti Banjarmasin, Warga Diminta Siaga

oleh -6 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai dirasakan masyarakat Kota Banjarmasin. Kabut asap yang berasal dari kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan mulai memengaruhi kualitas udara, sehingga warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan.

Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada terhadap potensi gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Menurut Yamin, meskipun sumber kebakaran bukan berasal dari wilayah Kota Banjarmasin, dampaknya tetap dapat dirasakan karena asap terbawa oleh kondisi cuaca dan arah angin hingga memasuki kawasan perkotaan.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Kota Banjarmasin agar meningkatkan kewaspadaan. Walaupun sumber asap bukan berasal dari kota kita, dampaknya tetap dapat memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat,” ujar Yamin.

Ia meminta masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan.

Wali Kota juga mengingatkan warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala akibat paparan asap.

“Apabila mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, atau iritasi mata, segera periksakan kesehatan ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.

Menghadapi kondisi tersebut, Yamin menginstruksikan jajaran perangkat daerah terkait untuk memperkuat kesiapsiagaan dan melakukan pemantauan secara berkala terhadap dampak kabut asap.

Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pendidikan diminta meningkatkan koordinasi, memantau perkembangan kualitas udara, dan menyiapkan langkah antisipasi bagi masyarakat.

“Dinas terkait harus terus memantau kondisi di lapangan, memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, serta memastikan langkah penanganan berjalan dengan baik,” tegas Yamin.

Selain itu, Wali Kota mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang dapat memperburuk kondisi udara.

Menurutnya, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat.

“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran yang dapat memperparah kabut asap dan membahayakan kesehatan bersama,” ujarnya.

Kesadaran Bersama Hadapi Dampak Karhutla

Yamin mengajak masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun instansi terkait selama kondisi kabut asap berlangsung.

Ia berharap partisipasi masyarakat dapat membantu mengurangi dampak Karhutla, terutama dalam menjaga kesehatan dan mencegah munculnya sumber api baru.

“Mari bersama-sama menjaga kesehatan, tetap waspada, dan saling mengingatkan. Semoga kondisi ini segera membaik dan seluruh masyarakat Banjarmasin selalu diberikan perlindungan,” pungkas Yamin.

Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi udara serta berkoordinasi dengan berbagai pihak guna meminimalkan dampak kabut asap terhadap aktivitas masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.