Air Bersih dan Kepedulian Sosial, Makna Serambi Surau PAM Bandarmasih

oleh -10 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Program sosial sering kali dinilai dari besar kecilnya bantuan yang diberikan. Namun bagi masyarakat di lingkungan langgar atau musala, perhatian sederhana dari sebuah lembaga dapat menghadirkan dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar nilai materi. Hal inilah yang terlihat dari kegiatan Serambi Surau yang digelar oleh PAM Bandarmasih di Langgar Nurrahman Nurrahim, Jalan Gerilya Komplek Peradapan, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Ketua Langgar Nurrahman Nurrahim, Radiman, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan perusahaan air minum daerah tersebut kepada tempat ibadah dan warga di sekitarnya.

Bagi pengelola langgar, bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai simbolik. Dana dan dukungan yang diberikan dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi bangunan langgar yang selama ini membutuhkan renovasi. Salah satu kebutuhan mendesak adalah perbaikan atap yang masih bocor serta pengadaan kipas angin agar jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman.

Kondisi seperti ini sebenarnya cukup umum terjadi pada banyak langgar dan musala di kawasan permukiman. Data dari Kementerian Agama Republik Indonesia menunjukkan bahwa sebagian besar tempat ibadah skala lingkungan di Indonesia dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Anggaran perawatan biasanya bergantung pada infak dan sumbangan jamaah yang jumlahnya terbatas.

Karena itu, keterlibatan lembaga publik atau badan usaha milik daerah dalam kegiatan sosial berbasis komunitas menjadi penting. Program seperti Serambi Surau bukan hanya bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat hubungan antara institusi pelayanan publik dengan masyarakat.

Dalam konteks kota seperti Banjarmasin, keberadaan langgar memiliki peran sosial yang sangat kuat. Selain menjadi tempat ibadah, langgar juga berfungsi sebagai ruang pertemuan warga, tempat pendidikan keagamaan anak-anak, hingga pusat kegiatan sosial masyarakat.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, Banjarmasin merupakan kota dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi di Kalimantan Selatan. Dalam lingkungan dengan kepadatan tersebut, fasilitas sosial skala komunitas seperti langgar menjadi sangat penting untuk menjaga kohesi sosial masyarakat.

Itulah sebabnya dukungan terhadap tempat ibadah skala lingkungan memiliki dampak yang tidak kecil. Perbaikan atap, penyediaan fasilitas penunjang, atau sekadar kegiatan sosial di sekitar langgar dapat memperkuat fungsi sosial tempat ibadah di tengah masyarakat.

Program Serambi Surau yang dilakukan PAM Bandarmasih juga mencerminkan pendekatan pelayanan publik yang lebih humanis. Sebagai perusahaan daerah yang bergerak di bidang layanan air bersih, fokus utama PAM tentu berada pada penyediaan air bagi masyarakat. Namun keterlibatan dalam kegiatan sosial menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya melihat masyarakat sebagai pelanggan, melainkan sebagai bagian dari komunitas yang harus diperhatikan.

Di berbagai kota di Indonesia, tren tanggung jawab sosial perusahaan daerah memang mulai berkembang. Banyak badan usaha milik daerah mulai mengalokasikan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan pendidikan, kegiatan lingkungan, hingga dukungan terhadap tempat ibadah.

Dalam konteks tersebut, kegiatan Serambi Surau dapat dilihat sebagai langkah kecil yang memiliki makna besar. Ia memperlihatkan bahwa pelayanan publik tidak hanya berbicara tentang infrastruktur atau distribusi layanan, tetapi juga tentang membangun hubungan sosial yang lebih erat dengan masyarakat.

Harapan masyarakat pun cukup sederhana: agar program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak titik di berbagai lingkungan. Sebab masih banyak langgar dan musala yang membutuhkan perhatian serupa.

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah lembaga pelayanan publik tidak hanya diukur dari kinerja operasionalnya, tetapi juga dari sejauh mana ia mampu hadir di tengah masyarakat. Jika program seperti Serambi Surau terus dikembangkan, maka PAM Bandarmasih bukan hanya dikenal sebagai penyedia air bersih, tetapi juga sebagai institusi yang ikut menumbuhkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di kota ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.