Yamin : Tak Ada Ampun Kabel Semrawut !

oleh -32 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Kesabaran Pemerintah Kota Banjarmasin habis. Kabel fiber optik yang semrawut dan membahayakan akhirnya disikat tanpa kompromi.

Insiden kabel menjuntai hingga jatuh ke badan jalan di kawasan Jalan S. Parman, Selasa (05/05/2026) siang, menjadi pemicu tindakan tegas.

Wali Kota Banjarmasin, H.M. Yamin HR, langsung mengeluarkan instruksi keras, tidak ada lagi toleransi bagi kabel yang dibiarkan amburadul di ruang publik.

“Tidak ada ampun. Kabel semrawut harus ditertibkan. Ini menyangkut keselamatan warga,” tegasnya.

Bagi Yamin, wajah kota tidak boleh dikorbankan oleh kelalaian. Ia menekankan, Banjarmasin tengah bergerak menuju kota modern, dan penataan utilitas adalah harga mati.

“Semua pihak wajib patuh. Tidak boleh ada lagi pembiaran,” lanjutnya.

Di lapangan, kondisi kabel putus di simpang empat Jalan S. Parman–Belitung memang membahayakan. Kabel yang menjuntai nyaris mencelakai pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian, Fepbry Ghara Utama, memastikan penanganan darurat langsung dilakukan.

Kominfo bersama Dinas Perhubungan turun tangan membersihkan dan merapikan kabel di lokasi.

“Ini berisiko tinggi. Harus segera ditangani agar tidak memicu kecelakaan,” ujarnya.

Namun langkah ini bukan sekadar respons sesaat. Pemko memastikan penertiban akan dilakukan menyeluruh. Evaluasi jaringan fiber optik hingga penegakan aturan terhadap pelaku usaha segera digelar.

“Kami akan panggil seluruh penyedia jaringan. Penataan wajib dilakukan. Tidak boleh semrawut lagi,” tegas Fepbry.
Pesan Wali Kota sendiri sangat jelas keselamatan warga di atas segalanya. Di tengah upaya membangun kota yang rapi dan modern, kabel semrawut kini masuk daftar masalah yang tak lagi bisa ditoleransi.

Pemko Banjarmasin bergerak. Dan kali ini, tanpa kompromi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.