Air Ledeng Asin, Warga Kuin Cerucuk Banjarmasin Andalkan Bantuan Air Bersih

oleh -4 views

Kalseltenginfo.com, Banjarmasin – Air ledeng yang mengalir ke rumah warga Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan, masih terasa asin. Debit air juga kecil sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk minum dan memasak.

Kondisi ini telah dirasakan warga selama beberapa pekan. Sebagian warga bahkan harus membeli air dari luar untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama PT Air Minum Bandarmasih menyalurkan bantuan air bersih kepada warga. Empat tandon disiapkan di sejumlah titik di Jalan Kuin Selatan, Kelurahan Kuin Cerucuk, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pasokan air.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR bersama Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin meninjau langsung penyaluran bantuan air bersih tersebut, Kamis (1/10/2026) sore.

“Kita bersama Kapolresta, jajaran direksi PAM Bandarmasih dan juga komisaris memantau sekaligus menyalurkan air bersih. Di Kelurahan Kuin Cerucuk ini ada empat tandon,” ujar Yamin.

Menurut Yamin, penyaluran air menggunakan mobil tangki dilakukan karena kawasan tersebut belum mendapatkan layanan air secara optimal akibat terbatasnya ketersediaan air baku.

“Memang ini adalah wilayah yang tidak sampai tersalurkan air. Sehingga kita mengantisipasinya dengan menyiapkan tandon dan mengantar menggunakan mobil tangki. Mungkin ada juga di beberapa daerah lain,” jelasnya.

Yamin mengatakan distribusi air bersih akan terus dilakukan sampai kondisi air baku kembali normal. Pemerintah berharap kemarau dan keterbatasan air baku segera berakhir sehingga pelayanan air kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Tentunya kita berharap ini bisa cepat berlalu dan kondisinya cepat pulih lagi. Untuk di Kelurahan Kuin Cerucuk ada empat tandon, di empat titik lokasi untuk penyaluran air bersih,” katanya.

Ia memastikan bantuan akan tetap disalurkan selama masyarakat masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Ya, tentunya akan berlangsung seperti ini sampai keadaan nanti normal dan air bakunya normal. Setelah normal air bakunya, saya rasa sudah tidak lagi seperti hal yang saat ini terjadi, karena air bakunya memang agak terbatas,” ungkapnya.

Warga Harus Beli Air

Gangguan air ledeng membuat warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Rahmadina, warga Kuin Cerucuk, mengatakan kondisi tersebut sudah dirasakan sekitar satu bulan. Air ledeng terkadang masih mengalir, tetapi debitnya kecil dan terasa asin sehingga tidak bisa digunakan untuk minum.

“Sebulan yang lalu air ledeng di sini tidak jalan. Bisa juga jalan, cuma tidak deras keluarnya dan airnya asin. Semoga airnya berjalan normal, tidak asin lagi, supaya tidak sulit untuk dikonsumsi,” ujar Dina.

Sebelum mendapatkan bantuan, Dina mengaku harus membeli air dari luar dengan harga sekitar Rp5.000 per galon.

Kini, bantuan air bersih yang disalurkan pemerintah dan PAM Bandarmasih sangat membantu kebutuhan keluarganya.

“Alhamdulillah, ada bantuan ini bisa teratasi untuk sehari-hari. Air ini digunakan untuk diminum dan untuk masak-masak di dapur,” katanya.

Warga lainnya, Acil Amun, mengatakan persoalan air bersih bahkan telah dirasakan sekitar tiga bulan. Namun, kondisi semakin parah dalam satu bulan terakhir karena air yang mengalir terasa semakin asin.

“Sudah lama, sekitar tiga bulanan. Tapi yang parah ini sudah satu bulan lebih, airnya masin (asin) banget. Airnya tetap jalan, tapi asin dan tidak bisa diminum,” tuturnya.

Menurut Amun, bantuan air bersih sangat membantu kebutuhan rumah tangga. Dalam sehari, satu keluarganya membutuhkan sekitar 50 liter air untuk minum, memasak, serta mencuci sayur, ikan dan beras.

“Alhamdulillah ada bantuan. Kami berterima kasih kepada semua petugas dan dinas-dinas yang membantu. Satu keluarga sekitar 50 liter setiap hari sudah cukup untuk mencuci sayur, ikan, beras, untuk minum dan masak-masak,” jelasnya.

Amun menyebut bantuan air bersih diberikan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Kamis dan Minggu.

“Tidak setiap hari, seminggu dua kali, hari Kamis dan hari Minggu. Alhamdulillah cukup,” pungkasnya.

Penyaluran bantuan air bersih ini turut melibatkan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, Direktur Utama PAM Bandarmasih Zulbadi, Camat Banjarmasin Barat Amrullah, jajaran direksi dan komisaris PAM Bandarmasih serta pihak terkait lainnya.

Bantuan tersebut menjadi solusi sementara bagi warga Kuin Cerucuk yang masih menghadapi keterbatasan air bersih. Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan distribusi air akan terus dilakukan hingga kondisi air baku kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.