BPBD Banjarmasin Perkuat Dukungan Lintas Wilayah Tangani Karhutla di Banjar dan Batola

oleh -48 views

Kalseltenginfo.com, Handil Bakti – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin mengerahkan personel untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, sepanjang September 2026.

Terbaru, Regu 1 BPBD Kota Banjarmasin bersama unsur terkait membantu menangani kebakaran lahan di kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Selasa (22/9/2026).

Besarnya skala kebakaran membuat penanganan melibatkan sejumlah unsur, termasuk Polresta Banjarmasin, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin, serta relawan pemadam kebakaran.

Data sementara menunjukkan luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 4,32 hektare. Tim gabungan melakukan pemadaman sekaligus pengamanan, terutama di titik-titik yang berdekatan dengan permukiman warga. Hingga penanganan terakhir, api belum sepenuhnya padam.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, mengatakan personel Banjarmasin difokuskan untuk membantu pengamanan dan pemadaman pada lokasi yang berpotensi mengancam permukiman.

“Fokus kami membantu pengamanan, terutama pada titik yang mendekati permukiman warga. Ketika kondisi membutuhkan dukungan, kami berkoordinasi dan bergerak bersama unsur terkait agar api tidak meluas dan membahayakan masyarakat,” kata Husni.

Bergerak ke Wilayah Sekitar

Dukungan penanganan karhutla juga dilakukan BPBD Kota Banjarmasin sehari sebelumnya.

Pada Senin (21/9/2026), Regu 3 BPBD Kota Banjarmasin membantu penanganan kebakaran lahan di Jalan Martapura Lama Kilometer 8, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Sebelumnya, personel BPBD Banjarmasin juga diterjunkan untuk membantu penanganan kebakaran lahan di Kompleks CitraLand, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, pada 15 September 2026.

Dukungan serupa dilakukan di Jalan Tebing Rimbah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, pada 12 September 2026.

Husni mengatakan penanganan karhutla membutuhkan koordinasi lintas wilayah, terutama ketika kebakaran berpotensi meluas dan mendekati kawasan permukiman.

“Penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab daerah tempat kejadian. Ketika kondisi membutuhkan dukungan, koordinasi lintas wilayah menjadi bagian penting untuk mempercepat penanganan dan mencegah kebakaran meluas,” ujarnya.

Menurutnya, BPBD Kota Banjarmasin terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banjar, BPBD Kabupaten Barito Kuala, serta unsur terkait lainnya dalam mendukung penanganan kebakaran di wilayah sekitar.

Asap Jadi Perhatian

Karhutla tidak hanya berdampak pada lahan yang terbakar. Asap yang dihasilkan dapat menyebar ke wilayah lain dan mengganggu kesehatan masyarakat maupun aktivitas sehari-hari.

Karena itu, BPBD Kota Banjarmasin mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kering. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.

Dukungan lintas wilayah akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan hasil koordinasi di lapangan, dengan prioritas mencegah api meluas dan melindungi masyarakat, terutama kawasan permukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.